Siang itu, Riko (10 th), bocah Desa Jumbleng Kec. Losarang Indramayu asyik menyulut rokok di bibirnya dengan korek api, dia tidak tahu akan bahaya yang akan menimpanya. Mulai dari penyakit kanker, jantung dan lain sebagainya.
Namun Riko tetap saja menyulut dan menyembulkan asap dari mulutnya.
sungguh itu adalah kejadian mengerikan yang pernah saya temui.
dimanakah pemerintah ? di manakah masyarakat ? apakah mereka sudah tidak perduli.
sungguh ironis.
Semoga pemerintah buka mata dan hati, bahwa banyak Riko - Riko yang lain di seluruh Indonesia.
salam
fasihsahihsholih
Sabtu, 12 Januari 2013
Kembalinya sang fajar
Kala itu, pagi hari menjelang, adzan berkumandang. bersahutan dari ujung timur dan barat. Ya, subuh telah tiba. bagi umat Islam, waktu subuh adalah waktunya bangun untuk menunaikan kewajiban sholat.
Di tengah rasa kantuk yang mendera dan rasa dingin yang menusuk, aku putuskan untuk bangun. mengambil air wudlu, hilangkan rasa kantuk, tuk segera menghadap sang Kholiq yang sudah menganugerahkan kembali pagi hari.
Rasa rindu untuk menghadap sang Kholiq begitu membuatku berdegup kencang, tak seperti biasa. Semoga ini pertanda baik. Ada satu hal yang membuat saya merinding, bahwa hikmah di pagi hari itu adalah : sejauh - jauhnya manusia berjalan dalam ke dunia ini, pasti suatu saat akan kembali kepada sang Kholiq, sebagaimana tibanya waktu subuh tiba.
Ayo kawan, sahabat, manfaatkan waktu subuh tiba untuk introspeksi. Selain kita bisa ber muhasabah, kita pun bisa merenungkan hal - hal yang sudah kita perbuat untuk di hari sebelumnya.
Kemarin adalah sejarah, hari ini adalah kenyataan dan besok adalah harapan. Harapan untuk menjadi manusia yang lebih baik dari kemarin.
Jakarta, 11/01/2013
Di tengah rasa kantuk yang mendera dan rasa dingin yang menusuk, aku putuskan untuk bangun. mengambil air wudlu, hilangkan rasa kantuk, tuk segera menghadap sang Kholiq yang sudah menganugerahkan kembali pagi hari.
Rasa rindu untuk menghadap sang Kholiq begitu membuatku berdegup kencang, tak seperti biasa. Semoga ini pertanda baik. Ada satu hal yang membuat saya merinding, bahwa hikmah di pagi hari itu adalah : sejauh - jauhnya manusia berjalan dalam ke dunia ini, pasti suatu saat akan kembali kepada sang Kholiq, sebagaimana tibanya waktu subuh tiba.
Ayo kawan, sahabat, manfaatkan waktu subuh tiba untuk introspeksi. Selain kita bisa ber muhasabah, kita pun bisa merenungkan hal - hal yang sudah kita perbuat untuk di hari sebelumnya.
Kemarin adalah sejarah, hari ini adalah kenyataan dan besok adalah harapan. Harapan untuk menjadi manusia yang lebih baik dari kemarin.
Jakarta, 11/01/2013
Langganan:
Postingan (Atom)